steffifauziah's blog

Writing with Heart, Love, and Feel Happy!

Ingin Menulis Tanpa Rewrite? Ikuti 21 Tips Ini!

Halo, Sobat Blogger!

Menulis Tanpa Rewrite

Banyak yang tanya ke saya mengenai hal ini. “Bagaimana sih menulis tanpa rewrite? Emang bisa menulis tanpa rewrite? Soalnya kan kita enggak tahu apa yang mau kita tulis, jika enggak rewrite.”

Masa sih? Saya bilang, "ada banyak cara untuk menulis tanpa rewrite kok." Eh, emang rewrite itu apa sih? Rewrite itu menulis kembali tulisan yang sudah ada dengan bahasa sendiri. Biasanya tulisan tersebut kita ambil dari berbagai macam sumber. Lalu kita tuliskan ulang dengan bahasa kita dan pastinya tetap mencantumkan sumber tersebut di tulisan kita.

Ingat ya, ketika kita akan rewrite sebuah tulisan. Jangan langsung copy paste tetapi dibaca dulu, dipahami, baru ditulis ulang dengan bahasa kita sendiri. Jadi, aman dari plagiat. Istilah gampangnya tuh ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) dengan begitu tulisan yang kita rewrite benar-benar tulisan kita sendiri bukan copy paste semata.

Baca juga 9 Alasan Menulis Buku Antologi Itu Menyenangkan!

Lalu, bagaimana jika kita ingin menulis tanpa rewrite tulisan orang? Pure tulisan itu kita yang buat. Sebenarnya mudah loh. Selama ini juga tulisan saya di blog jarang yang rewrite kecuali untuk sponsored post.

Nah, mau tahu apa bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini. Semoga bisa membantu, ya :

1. Menulis Pengalaman Pribadi

Yap, menulis pengalaman pribadi adalah hal yang paling mudah untuk menulis tanpa rewrite. Kita tak perlu pusing cari sumber untuk menulis, karena kita sendiri adalah sumbernya. Tinggal ceritakan secara runut apa yang ingin disampaikan. Beritahukan dengan bahasa ringan dan mudah dipahami. Pembaca pun akan lebih nyaman ketika membaca tulisan tersebut.

Nah, jadi enggak perlu pusing lagi nih untuk menulis. Tinggal menulis pengalaman pribadi kita saja yang memang kira-kira menarik untuk di-share dan ada manfaatnya untuk pembaca. Sudah tahukan mau menulis apa?

2. Menguasai Isi Konten

Menulis tanpa rewrite bisa dilakukan dengan menguasai isi konten yang akan kita tulis. Jika poin pertama mengenai pengalaman pribadi, di poin ini kita bisa menuliskan hal-hal yang pernah kita dapatkan dari membaca, cerita dari pengalaman orang lain, mengamati lingkungan sekitar, dan lain sebagainya.

Tetapi, kita juga punya bekal ilmu untuk isi konten yang akan ditulis. Ketika kita akan menulis tanpa rewrite, kuasai dulu isi konten yang akan ditulis. Supaya kita juga lebih paham akan menuliskan tentang apa.

3. Banyak Membaca

Menulis Tanpa Rewrite

Membaca itu menambah kosa kata, menambah wawasan, menambah ilmu dan lain sebagainya. Dengan membaca kita bisa menulis apa yang ingin kita sampaikan kepada pembaca. Misal seminggu ini kita sudah selesai membaca 5 buku. Dari kelima buku tersebut, kita memilki tips yang bisa diberikan kepada pembaca. Tips ini bisa berupa tips untuk membaca cepat, tips agar bisa membaca sehari satu buku, tips membaca buku tanpa ngantuk atau bisa juga review buku yang telah kita baca dengan gaya tulisan kita dan ide lain yang bisa dicari lewat membaca.

Nah, dari membaca saja kita sudah punya banyak tulisan untuk ditulis 'kan? Membaca juga tidak harus buku, ya. Bisa artikel, jurnal, surat, koran, dan lain sebagainya. Jadi, jangan malas untuk membaca, ya.

4. Terus Menulis

Malas menulis akan menyebabkan writer block. Dengan banyak menulis minimal sehari satu tulisan saja untuk blog atau menulis buku, bisa membuat kita banyak ide. Dari ide-ide itulah kita bisa menulis tanpa rewrite loh. 

Wajar jika kita mengalami writer block, tapi jangan malah ogah untuk lanjut menulis. Tetap saja menulis dan tuangkan semua apa yang ingin ditulis. Lalu edit kemudian dan publish deh. Yuk, jangan malam menulis.

5. Rutin Ikut Kelas Menulis

Buat saya ini penting banget. Ilmu itu harus terus diasah. Dengan mengikuti kelas menulis tentu kita akan terus mengasah ide, mengasah cara menulis, mengasah tulisan agar lebih baik, belajar banyak kosa kata dan sebagainya.

Dari rutin ikut kelas menulis ini nanti kita mendapatkan banyak pengalaman. Nah, pengalaman mengikuti kelas menulis ini bisa menjadi ide tulisan tanpa rewrite loh. Seru kan? Sambil belajar menulis dapat ide untuk tulisan baru.

6. Berani Jadi Mentor

Ketika kita sudah banyak mengikuti kelas menulis dan pengalaman menulis pun semakin hari semakin banyak. Maka, sudah waktunya kita berani untuk menjadi mentor. Ini pastinya pengalaman seru yang bisa kita tuliskan. Misal kita bisa memberikan tips agar tak gugup ketika menjadi mentor, tips agar bisa menguasai materi, tips agar peserta bisa lebih interaktif dan lain sebagainya.

Nah, dari pengalaman jadi mentor ini kita bisa deh untuk menuliskan beberapa hal yang bermanfaat untuk para pembaca. Jangan takut, ya, jika nanti ditunjuk jadi mentor. Berani aja dulu.

7. Pintar Mencari Masalah dan Solusinya

Bukannya bikin ribut sama orang lain, ya. Bukan seperti itu. Maksudnya kita bisa mencari masalah yang dari hal-hal yang ada disekitar kita, lalu kita punya solusinya. Misal dari pengalaman saya sendiri, saya dulu punya laptop tapi sudah lemot dan perlu diganti. Nah ini suatu masalah yang perlu saya hadapi, tapi saya perlu solusi agar bisa menjadi tulisan yang menarik.

Akhirnya saya buatlah tulisan, "Ini Loh Keuntungan Punya Laptop Lemot" kebayang tidak? Awal masalah punya laptop lemot, akhirnya ada solusi dari laptop lemot itu, yaitu sabar punya laptop yang lemot dan ternyata ada keuntungannya juga punya laptop lemot. 

Dari pengalaman saya diatas, kita bisa kok untuk mencari masalah di sekitar kita yang kira-kira bisa kita jadikan konten untuk menulis. Tentunya ini bukan tulisan rewrite, ya. Benar-benar pengalaman kita sendiri dari masalahnya apa hingga mendapatkan solusinya.

8. Jadi Orang yang Supel

Menulis Tanpa Rewrite

Kenapa kok jadi orang yang supel? Karena orang yang supel dan mudah bergaul akan banyak teman dan pandai untuk berbicara. Dari situ kita akan dapat ide untuk menulis. Kok bisa? Ya, bisa dong. Karena kita pandai untuk menata kata ketika berbicara dan banyak pengalaman berteman dengan berbagai sifat orang. 

Dari sinilah kita akan punya ide menulis tanpa rewrite. Kita bisa membuat tulisan tips cara berteman dengan teman yang pendiam, tips agar langgeng berteman, atau tips menjadi orang yang mudah bergaul dan sebagainya. Bagaimana, seru kan?

9. Aktif di Komunitas

Jangan lupakan komunitas, bisa ikut komunitas menulis atau komunitas lainnya. Aktif di komunitas menulis akan membuat kita semakin tahu bagaimana cara menulis dengan baik dan mencari ide yang banyak. Pastinya di komunitas menulis banyak senior yang bisa kita ambil ilmu-ilmunya. Begitu pun di komunitas lainnya.

Jangan mengikuti satu komunitas saja, tapi ikuti banyak komunitas. Karena setiap komunitas itu memiliki peraturan yang berbeda dan orang-orang yang berbeda. Dengan begitu, kita akan semakin luas wawasannya. Semakin mudah juga mencari ide dari obrolan-obrolan mereka. So, jangan di-skip untuk ikut berpartisipasi di komunitas, ya.

10. Cari Banyak Pengalaman

Pengalaman itu sumber ide untuk menulis. Dengan banyak pengalaman baru kita akan mudah untuk menulis hal baru juga. Pastinya tanpa rewrite dan pure tulisan tersebut dari pikiran kita sendiri. Original tanpa ada yang sama. Jika pun ada yang plagiat tulisan kita, kita tahu bahwa itu tulisan kita dan para pembaca setia kita pun juga tahu.

Mulai sekarang, cobalah untuk mencari banyak pengalaman. Mencari pengalaman dalam hal apapun, ya. Pastinya tetap positif dan bermanfaat untuk orang lain. Semangat cari pengalaman baru, ya!

11. Terus Belajar Hal Baru

Dari belajar hal baru kita jadi paham bahwa ternyata banyak banget hal-hal yang kita belum tahu. Dengan belajar hal baru kita bisa dapat ide baru yang fresh, unik dan banyak manfaatnya. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk terus mencoba hal baru. Selama itu positif dan banyak manfaat yang bisa kita share. Silahkan saja, ya, untuk terus belajar.

12. Tidak Mudah Menyerah dan Bosan

Wajar sih ya, jika terkadang kita bosan dengan rutinitas yang begitu-begitu saja. Tapi, coba kita tanyakan pada diri sendiri. Kita tuh menulis untuk apa? Tujuan menulis apa? Apa yang ingin kita dapatkan? Sudah sejauh mana berjuangnya?

Dari situ nanti kita akan dapat insight baru, bahwa ternyata dengan tidak mudah menyerah, kita akan terus menulis hal-hal yang bermanfaat. Yang ternyata tulisan tersebut bisa membantu banyak orang yang membutuhkan. Tulisan yang idenya unik, fresh dan memberikan gambaran baru untuk para pembaca di luar sana dengan gaya tulisan kita yang nyenengin

Yuk, bareng-bareng kita saling menyemangati satu sama lain, ya.

13. Tuliskan Apa yang Sedang Dipikirkan

Menulis Tanpa Rewrite

Tuliskan semua apa yang ada di kepala. Tuliskan semua tanpa ada yang tersisa. Setelah itu, baru deh kita pilah mana yang bisa dijadikan tulisan dan bisa share untuk pembaca. Jangan sertakan aib, ya. Jika memang ingin menuliskannya ada baiknya nama yang bersangkutan tidak di publish. Karena yang punya aib akan malu jika diketahui.

Intinya kita tahu mana yang harus di share di publik dan mana yang tidak. Untuk itu kita bisa menulis di selembar kertas dulu, setelah itu baru di platform online. Semoga dimudahkan, ya.

14. Punya Bank Ide

Ini penting banget, karena jika kita punya bank ide, tak akan pernah habis untuk kehabisan ide dalam menulis. Memiliki bank ide akan membuat kita terus menulis dan istiqomah menebar kebaikan melalui tulisan. Biasanya kita banyak ide dalam pikiran kita dan beberasa saat kemudian lupa.

Nah, bank ide ini membantu kita banget. Ketika kita akan menuliskan sesuatu tapi kita belum ada waktu. Kita bisa mengumpulkan semua ide kita di dalam note. Ketika kita akan menulis, tinggal melihat kembali bank ide tersebut. Nah, menulis tanpa rewrite tentu akan lebih mudah ketika kita punya bank ide. Benarkan?

15. Tak Perlu Malu Untuk Bertanya

Ketika ada hal yang tidak kita yakini kebenarannya atau ragu untuk share ke publik tulisan tersebut. Tak perlu malu untuk bertanya kepada penulis senior atau penulis lainnya. Kita akan menemukan sudut pandang berbeda ketika kita saling komunikasi dengan penulis lain.

Dari situ bisa jadi kita akan dapat ide lain, agar tulisan yang akan kita share jadi lebih menarik dan unik. Selain itu, kita akan semakin akrab dengan penulis lain dan menambah pertemanan juga.

16. Pandai Cari Tema Menarik

Banyak tema yang bisa kita tuliskan. Tapi, tak banyak yang temanya menarik dan belum ada yang membahasnya. Nah, kita harus pandai mencari-cari tema menarik. Mencari tahu dengan seksama, bagaimana mencari tema menarik dan pastinya tulisan tersebut dibutuhkan banyak orang.

Pastinya dengan pengalaman, banyaknya ikut komunitas, ikut kelas menulis, banyak membaca dan lain sebagainya adalah salah satu caranya. Yuk, mulai cari-cari tema menarik untuk tulisan tanpa rewrite.

17. Amati Lingkungan di Dunia Maya Maupun Dunia Nyata

Menulis Tanpa Rewrite

Ada banyak hal yang bisa kita temukan di dunia maya maupun di dunia nyata. Begitu banyak hal yang bisa kita ambil pelajarannya dan kita bagikan kepada orang lain. Coba untuk semakin peka di dalam lingkungan sekitar. Bisa di dunia maya ataupun dunia nyata.

Jika sudah dapat ide, segera untuk tuliskan di note dan bikin jadwal menulis. Lalu tuliskan hal tersebut dengan baik dan pastinya jika membicarakan orang lain, dengan bahasa yang baik dan tidak menyakiti hatinya, ya.

18. Eksplore Lebih Dalam Hal yang Disukai

Minimal kita pasti punya satu hal yang disukai. Nah, kita bisa eksplore atau ulik lebih dalam hal tersebut. Cari tahu apa saja yang belum kita ketahui. Misal kita suka banget makan. Nah, dari makanan ini kita bisa mengulik lebih dalam. Misalnya mengenai makanan apa saja yang enak, tips makan kenyang tanpa berat badan naik dan sebagainya. Pastinya itu dari pengalaman sendiri mengulik hal-hal yang disukai tersebut, ya.

19.  Minta Pendapat Orang Lain

Terkadang kita juga perlu meminta pendapat dari orang lain. Tak perlu sesama penulis kok. Yang bukan penulis juga bisa kita tanyai pendapatnya. Dulu saya pernah akan menuliskan sebuah cernak (cerita anak) untuk buku antologi. Lalu, saya tanya dengan suami hal tersebut. Saya diskusi baiknya seperti apa cernak yang saya tulis. Dari diskusi tersebut saya mendapatkan ide cemerlang untuk tulisan di buku antologi saya.

20. Mengembangkan Ide dari Berbagai Sudut Pandang

Menulis Tanpa Rewrite

Menulis tanpa rewrite tak melulu harus mengenai tips atau pengalaman pribadi. Kita juga bisa mengembangkan ide dari berbagai sudut pandang. Misal membuat sebuat cerita pendek dengan tokoh. Cerita pendek ini tak melulu harus pengalaman pribadi atau kisah nyata kok. Bisa juga cerita fiksi yang sudah kita atur alurnya dan siapa tokohnya.

Intinya menulis tanpa rewrite bisa dengan cara apapun loh. Salah satunya mengembangkan ide dari berbagai sudut pandang ini, ya. Silahkan berkreasi sesuai imajinasi!

21. Maksimalkan Kemampuan Diri

Bagaimana cara memaksimalkan kemampuan diri? Dengan terus menulis, terus membaca, ikut komunitas, aktif ikut kelas menulis, diskusi, mencoba hal baru, bergaul dengan banyak orang dan banyak lagi. Dengan begitu kita akan semakin tahu, orang seperti apa kita dan apa yang cocok untuk kita share kepada orang lain.

Teruslah belajar dan maksimalkan kemampuan diri dalam menulis dan mencari ide. Agar lebih mudah menulis tanpa rewrite dan terus menulis dengan ide-ide menarik serta out of the box.

Baca juga 13 Kesalahan Penulis Media Online yang Sering Dilakukan!

Itu tadi 21 tips untuk kamu yang ingin menulis tanpa rewrite. Bagaimana? Mudah atau mudah banget? Hihi, semoga mudah banget, ya. Sebenarnya kita enggak perlu takut untuk menuliskan apa yang ingin kita tulis. Pro dan kontra pada tulisan kita pasti ada kok. Santai aja.

Malah dari pro dan kontra tersebut jadi insight baru untuk tulisan selanjutnya. Iya enggak? Bagi yang suka menulis, apapun yang ada di sekitar kita bisa banget dijadikan bahan tulisan. Pastinya tulisan yang bermanfaat untuk orang lain. Kalau kamu apa saja tips menulis tanpa rewrite? Saling sharing di kolom komentar, ya.

Salam,


Comments

  1. setuju banget nih tipsnya. Kalau aku lebih suka menulis berdasarkan pengalaman supaya lebih mengalir. Banyak membaca dan sering belajar dengan penulis atau blogger lainnya, supaya lebih banyak pengetahuan.

    ReplyDelete
  2. Tipsnya banyak banget kak. Suka! Biasanya kalau mau nulis kudu baca sama searching kalau aku biar enggak banyak kesalahan dan edit edit mulu.

    ReplyDelete
  3. Menarik sekali ulasanni mbak, saya coba terapkan 21 step di atas, karena saya kebanyakan membaca beberapa artikel serupa baru kemudian tulis dengan bahasa sendiri

    ReplyDelete
  4. Tips yang cakep banget kakak hehehe.. Terima kasih sudah berbagi tips disini yah.. Sangat bermanfaat ^^

    ReplyDelete
  5. nah benar nih tapi biasanya saya suka rewrite blog yang lain agar yaa bisa aktif terus hehe tergantung apa yang di butuhkan untuk jadi penulis

    ReplyDelete
  6. poin pengalaman pribadi plus banyak baca juga bisa memperkaya point of view kita saat menulis yaa

    ReplyDelete
  7. Sudah setahun kagak aktif nulis jadi semangat untuk mencoba 21 langkah menulis tanpa rewrite ini keren sekali... Jadi harus ikut komunitas menulis juga ya

    ReplyDelete
  8. Menuliskan pengalaman sendiri nih yang paling gampang, ngalir aja dan tulisan cepet selesainya. Banyak membaca juga penting, biar menambah kosakata dan pembanding gaya penulisan. Pokoknya 21 tips ini mantap semua, mesti dipraktekkan bukan cuma di baca

    ReplyDelete
  9. Saya juga jarang menulis re write kak. Lebih suka nulis pengalaman pribadi. Lalu menciptakan tipsnya. Misalnya tuh gini, saya pernah mengalami mastitis. Maka saya akan tulis cara menghindari mastitis dan juga tips mengobati mastitis. Semua berdasarkan apa yang pernah dialami

    ReplyDelete
  10. Writer Block ini nih musuh besar hahaha. Tapi ternyata masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempertajam kemampuan nulisnya. Makasih mbak tips kecenya

    ReplyDelete
  11. tipsnya bagus kak. kalo saya dalam tema tertentu karena tuntutan, saya masih melakukan rewrite karena tema tidak cocok atau kurang menguasai. bagi penulis pemula, rewrite ini konon dianjurkan, untuk latihan mengungkapkan hasil dari proses membaca

    ReplyDelete
  12. Wow makasih tips-nya kak. Yg paling kerasa di aku itu banyak membaca. Ini serius ngefek banget ke gaya bahasa dan isi tulisan kita.

    ReplyDelete
  13. Setuju banget Mbak Steffi, kl kita menuliskan topik yang kita pahami banget duhh seribuan kata juga gak terasa deh hehe... btw ikutan one day one post juga bisa menghasilkan menulis tanpa rewrite yahh

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan dan tunggu saya approve komentar kamu, ya. Terima kasih telah meninggalkan komentar.